Daily Worker Artinya? Jangan Salah Kaprah!

Daily Worker Artinya? Jangan Salah Kaprah!

daily worker artinya

Dalam perusahaan tentu terdapat struktur organisasi. Salah satu bagian dari struktur organisasi adalah pekerja atau worker dalam bahasa Inggris. Pekerja sendiri memiliki jenis-jenisnya sendiri, yang terbagi menjadi dua sub jenis besar. Kedua jenis tersebut adalah PKWTT (Perjanjian Kerja Waktu Tidak Terbatas) dan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Terbatas). Lantas “Daily Worker artinya apa?” “Ia masuk kategori pekerja mana?”

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut akan Anda dapatkan secara lengkap dalam artikel ini. Kami akan membahas mulai dari pengertian, perbedaannya dengan jenis pegawai yang lain, hingga keuntungan memiliki daily worker bagi perusahaan. Check it out!

Apa Itu Daily Worker?

Frasa yang akan menjadi fokus bahasan pada kali ini memang berasal dari bahasa Inggris. Jika dialihbahasakan menjadi bahasa Indonesia, daily worker bermakna “pekerja harian”. Sesuai dengan namanya, pekerja jenis ini hanya bekerja dalam waktu tertentu.

daily worker artinya

Beberapa industri yang sering menggunakan jasa pekerja harian adalah perhotelan maupun restoran. Pada waktu-waktu tertentu seperti lebaran atau libur panjang, mereka akan membuka perekrutan daily worker. Hal ini dikarenakan pada masa-masa itu, bisnis sedang berada pada tingkat kesibukan yang sangat tinggi dan membutuhkan pekerja tambahan.

Daily worker atau pekerja harian termasuk dalam jenis pegawai PKWT. Hal ini disebabkan karena pekerja tipe ini hanya bekerja dalam jangka waktu tertentu. Efek domino yang dihasilkan adalah jenis pekerja ini tidak mendapatkan surat kontrak meski tetap mendapatkan gaji dan benefit lainnya.

Hak Daily Worker

Meski tidak terikat dengan kontrak layaknya pekerja biasa, daily worker memiliki beberapa hak yang tetap harus dipenuhi. Jika Anda adalah seorang owner dari suatu bisnis dan mempekerjakan daily worker, hak-hak dari pekerja harian berikut dapat Anda jadikan rujukan utama.

Gaji Daily Worker

Gaji, sebuah kata yang menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia bermakna “upah kerja yang dibayar dalam waktu yang tetap”. Bagi daily worker, gaji tidak dibayarkan dalam satu waktu yang tetap seperti contohnya tanggal 5 setiap bulan, hari Senin pada minggu pertama, dan seterusnya.

Bagi daily worker, gaji akan turun sesuai dengan kesepakatan bersama. Bisa jadi, gaji tersebut diberikan usai tugasnya selesai, harian sebagaimana namanya, ataupun waktu-waktu lainnya. Pada intinya, apapun kesepakatannya, jangan pernah melupakan hak penting yang satu ini!

Informasi Detail Pekerjaan

Hak kedua ini mungkin secara sekilas terlihat sepele dan tidak penting. Akan tetapi, hal ini menjadi salah satu hak yang paling penting dan wajib Anda ketahui jika menjadi seorang daily worker.

Salah satu tujuan mengetahui informasi ini adalah mengurangi resiko “dicurangi” oleh atasan. Bisa jadi ia hanya menjelaskan 1 tugas saja kepada Anda padahal sejatinya ada 3 tugas yang harus diselesaikan! Bisa-bisa Anda dituduh tidak mengerjakan tugas dan berakibat pemotongan gaji!

Jika Anda seorang pemimpin bisnis yang sedang mempekerjakan pekerja harian pastikan untuk memberi arahan lengkap tentang tugas yang harus diselesaikan. Waktunya, fasilitas, gaji, tanggungjawab, hingga pantangan-pantangan yang tidak boleh dilakukan selama bekerja.

Pelatihan

Hak ketiga yang didapatkan oleh seorang daily worker adalah pelatihan. Seorang daily worker artinya dapat mendapatkan pelatihan sebagai salah satu haknya jika mengacu kepada pasal 8-9 Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor Per-06 1985 Tentang Pekerja Harian Lepas.

Sebagai seorang wirausahawan, Anda tentunya juga ingin memiliki daily worker yang telah melalui pelatihan dan memiliki pengalaman, bukan? Hal ini agar nantinya si pekerja memiliki bekal dalam menyelesaikan tugasnya. Toh, si pengusaha juga yang diuntungkan, bukan?

Usai memahami hak pekerja harian, kami akan menyajikan contoh implementasi daily worker secara real-time sebagai bahan acuan.

Contoh Pekerjaan yang Sering Menerapkan Sistem Daily Worker

Dalam artikel berjudul “Daily Worker Artinya? Jangan Salah Kaprah!” ini, kami akan menghadirkan permisalan pekerjaan yang kiranya cocok bagi seorang pekerja harian. Sebelumnya perlu dipahami bahwa daily worker belum tentu dapat masuk ke semua jenis pekerjaan.

Biasanya, pekerja harian dibutuhkan pada pekerjaan-pekerjaan yang memiliki masa-masa puncak dan super sibuk. Berikut beberapa contoh pekerjaan yang sekiranya di dalamnya daily worker dapat terintegrasi:

Pertanian/Perkebunan

daily worker artinya

Pada bidang pekerjaan ini, daily worker seringkali turut mendapat kesempatan untuk menghasilkan pundi-pundi rezeki bagi keluarganya. Biasanya, para pekerja harian akan direkrut pada masa-masa panen atau tandur akibat intensitas pekerjaan yang lumayan.

Dalam jenis pekerjaan ini, daily worker dapat melakukan beberapa pekerjaan sebagai berikut:

  • Angkut komoditas pertanian ke atau dari terjadinya proses ekonomi (dapat berupa pasar, koperasi pertanian, maupun tempat serupa)
  • Tanam atau panen tanaman, pada pekerjaan ini, seorang daily worker akan membantu prosesnya secara fisik
  • Penyimpanan hasil tani, pekerja harian akan bertugas untuk menyimpan dan menata gudang yang dipergunakan untuk menyimpan hasil pertanian sementara

Bisnis F & B (Food and Beverages/Makanan dan Minuman)

Beberapa restoran atau tempat makan memiliki masa-masa klimaksnya. Pada waktu tersebut, terkadang ada restoran yang kewalahan menghadapi jumlah customer yang melonjak drastis. Oleh karenanya beberapa tempat makan melakukan perekrutan daily worker untuk mengatasi hal tersebut.

  • Pramusaji
  • Cook Helper (membantu koki dalam urusan penyiapan makanan bagi pelanggan)
  • Cuci piring
  • Cleaning service meja pelanggan

Perhotelan

Jenis usaha yang satu ini, tentunya memiliki masa-masa sibuknya, seperti saat lebaran umat Muslim hingga libur panjang. Orang-orang akan mengunjungi sanak kerabat atau sekadar bepergian melepas penat ke daerah lain. Tentunya hotel menjadi opsi yang paling memungkinkan pada saat itu, bukan?

Beberapa bagian yang biasanya dibuka lowongan daily worker pada bisnis perhotelan adalah housekeeping, front office, hingga kitchen. Housekeeping sendiri dapat dirincikan menjadi beberapa tugas, mulai dari cuci sprei, perawatan kamar, lobi, hingga ruangan lainnya.

Pada bagian front office, tugas yang ditawarkan adalah menjadi administrator untuk melayani tamu hingga menjadi porter (jasa angkut barang). Sedangkan untuk bagian kitchen, kurang lebih sama dengan di restoran, yakni posisi cook helper.

Plus Minus Mempekerjakan Daily Worker bagi Perusahaan

daily worker artinya

Usai mengetahui jawaban dari pertanyaan daily worker artinya? gaji daily worker? usaha-usaha yang seringkali menggunakan sistem ini, kami akan membahas kelebihan dan kekurangan daily worker. Tentunya tipe pekerja harian ini memiliki efek negatif maupun positif, bukan?

Terdapat beberapa kelebihan daily worker yang patut dipertimbangkan. Perusahaan tidak perlu mengucurkan dana untuk uang pensiun maupun pesangon bagi seorang pekerja harian. Selain itu, fleksibilitas waktu menjadi kelebihan lain pekerja harian.

Minusnya, terkadang Anda dapat menemukan pekerja harian yang bekerja tidak maksimal lantaran menyepelekan tanggungjawab yang diembannya. Alhasil pekerjaannya hanya asal jadi saja selama gajinya cair.

Alangkah baiknya bagi suatu perusahaan untuk mempekerjakan daily worker pada tugas-tugas umum yang tidak memerlukan tingkat kesesuaian yang tinggi namun memerlukan bantuan tenaga. Sedangkan untuk posisi-posisi yang menuntut komitmen tinggi, ebagai pemangku jabatan di perusahaan, Anda lebih disarankan untuk menggunakan jasa pekerja tetap.

Akhir Kata

Anda telah mempelajari seluk-beluk dari daily worker, mulai dari arti, hak, jenis-jenis, hingga kelebihan dan kekurangan menggunakan jasa pekerja harian. Apakah Anda berminat menjadi seorang pekerja harian? Jika iya, Anda perlu memperhatikan ulang hak-hak yang telah kami sebutkan.

Atau barangkali Anda merupakan owner sebuah usaha yang sedang menimbang kelebihan dan kekurangan daily worker bagi perusahaan Anda? Sisi plus-minus dari pekerja harian juga telah kami haturkan sepenuhnya bagi Anda.

Lantas, jika sudah merekrut daily worker, apa yang harus saya siapkan? Website HR yang mumpuni! Memang apa fungsinya? Banyak, tentu saja. Anda dapat menyediakan platform presensi yang mudah diakses, lengkap dengan jadwal kerja, cuti, sistem penggajian, kontrak kerja dan lain sebagainya. Tertarik? Hubungi kami di sini sekarang juga!

banner-promosi-jasa-pembuatan-website-custom-sevenpion

Tentang penulis : Nur Umar Akashi

Seorang mahasiswa yang memiliki ketertarikan lebih dalam bidang kepenulisan, jurnalistik, dan marketing via tulisan. Dapat menulis dalam tentang berbagai bidang, mulai dari teknologi hingga sastra.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *